LOVE

I LOVE YOU JUST THE WAY YOU ARE

Jumat, 24 September 2010

jewel in the palace

Berikut adalah tentang “Jewel in The Palace” yang saya sadur ala-kadarnya dari Wikipedia berbahasa melayu:

Kisah ini bertalarbelakang Dinasti Joseon semasa pemerintah Raja Seongjong, Raja Yeonsan-gun (1494-1506) dan Raja Jungjong (1506-1544). Drama ini dimulai dengan kisah ibu putera mahkota Yeonsan-gun yang diracuni oleh para pengawal istana atas pemerintah raja pada masa itu.

Setelah kejadian tersebut, Seo Cheon-su, seorang pengawal yang terlibat dalam pembunuh itu, pulang ke rumah. Tetapi, dalam perjalannya, ia mengalami suatu kecelakaan. Tetapi ia dapat diselamatkan oleh seorang pertapa Tao yang meramalkan bahwa sepanjang hidupnya, ada tiga wanita penting yang melingkupinya. Dimana Seo akan membunuh wanita yang pertama. Kemudian menyelamatkan wanita kedua. Dan wanita yang ketiga akan menyebabkan kematian Seo, tetapi akan menjadi penyelamat kepada yang lain.

Tiga wanita yang dimaksud; wanita pertama adalah ibu putera Yeonsang-gun yang telah dibunuhnya. Wanita kedua adalah istri Seo. Dan wanita ketiga adalah anaknya, Jang-geum.

Di dapur istana, Dayang Park, seorang juru dapur telah menyaksikan sebuah konspirasi pembunuhan yang dipimpin oleh Dayang Choi. Dayang Park dituduh membuat kesalahan yang tidak pernah dilakukannya dan diberi hukuman menurut cara mereka sendiri. Dayang Park diselamatkan oleh Dayang Han, sahabat baiknya di dapur istana. Dan kemudian diselamatkan sekali lagi oleh Seo, pengawal istana yang telah meletakkan jabatannya tersebut.

Seo dan Dayang Park memutuskan untuk tinggal di sebuah kampung yang terpencil dan hidup sebagai petani. Mereka kemudian berumah tangga dan melahirkan serta membesarkan seorang gadis cilik yang diberikan nama, Seo Jang-geum.

Pada tahun 1504, Raja Yeonsan-gun memerintahkan penyelidikan atas kematian ibunya. Ia mendapat informasi tempat sembunyi bekas pengawal Seo dan keluarga. Yang tak lain disebabkan karena kesalahan tak sengaja yang dilakukan oleh Jang-geum kecil. Seo pun dihukum mati. Sementara Jang-geum dan ibunya melarikan diri. Tapi Dayang Park dapat ditemukan oleh musuh-musuhnya dari dapur istana. Kemudian mereka memaksanya ibu Jang-geum tersebut untuk menenggak racun.

Sebelum meninggal, Park berwasiat kepada anaknya, Jang-geum untuk menjadi ketua dapur istana agar dapat menulis ketidakadilan yang dialami ibunya dalam catatan buku sejarah kaum wanita di dapur istana.

Dengan berbekal keuletan, kecerdasan, bakat, rasa keingintahuan yang besar, keras keras dan ketabahan, akhirnya Jang-geum kecil dapat bekerja di dapur istana dan membantu Dayang Han, yang tak lain adalah sahabat baik ibunya. Kecerdasan dan keahlian Jang-geum meramu masakan, membuat banyak pihak iri. Terutama Dayang Choi dan Geum-yeong, kemenakannya.

Sebuah konspirasi rumit untuk menggulingkan kekuasaan oleh Dayang Choi dan Geum-yeong mengakibatkan Jang-geum dan Dayang Han dibuang ke pulau Jeju. Di pulau tersebut, Jang-geum bertemu dengan tabib wanita yang bertama Jang-deok. Kemahiran Jang-deok dalam bidang pengobatan membuatnya sering dipanggil ke istana. Tapi ia selalu menolak untuk mengabdi di istana. Jang Geum pun belajar banyak dari Jang-deok tentang ilmu pengobatan.

Konon. Sosok Dae Jang-Geum memang nyata adanya dalam Babad Dinasti Joseon serta dalam ilmu pengobatan masa itu. Namun, catatan dan dokumen yang mengabadikan Jang-Geum sangatlah sedikit. Sehingga, ada pihak yang mengatakan bahwa Jang-Geum adalah hanyalah tokoh rekaaan belaka.

Lagu tema drama korea ini berjudul ”Onara”, yang berarti ”Datanglah!”

* * *

Kisah ini bertalarbelakang Dinasti Joseon semasa pemerintah Raja Seongjong, Raja Yeonsan-gun (1494-1506) dan Raja Jungjong (1506-1544). Drama ini dimulai dengan kisah ibu putera mahkota Yeonsan-gun yang diracuni oleh para pengawal istana atas pemerintah raja pada masa itu.

Setelah kejadian tersebut, Seo Cheon-su, seorang pengawal yang terlibat dalam pembunuh itu, pulang ke rumah. Tetapi, dalam perjalannya, ia mengalami suatu kecelakaan. Tetapi ia dapat diselamatkan oleh seorang pertapa Tao yang meramalkan bahwa sepanjang hidupnya, ada tiga wanita penting yang melingkupinya. Dimana Seo akan membunuh wanita yang pertama. Kemudian menyelamatkan wanita kedua. Dan wanita yang ketiga akan menyebabkan kematian Seo, tetapi akan menjadi penyelamat kepada yang lain.

Tiga wanita yang dimaksud; wanita pertama adalah ibu putera Yeonsang-gun yang telah dibunuhnya. Wanita kedua adalah istri Seo. Dan wanita ketiga adalah anaknya, Jang-geum.

Di dapur istana, Dayang Park, seorang juru dapur telah menyaksikan sebuah konspirasi pembunuhan yang dipimpin oleh Dayang Choi. Dayang Park dituduh membuat kesalahan yang tidak pernah dilakukannya dan diberi hukuman menurut cara mereka sendiri. Dayang Park diselamatkan oleh Dayang Han, sahabat baiknya di dapur istana. Dan kemudian diselamatkan sekali lagi oleh Seo, pengawal istana yang telah meletakkan jabatannya tersebut.

Seo dan Dayang Park memutuskan untuk tinggal di sebuah kampung yang terpencil dan hidup sebagai petani. Mereka kemudian berumah tangga dan melahirkan serta membesarkan seorang gadis cilik yang diberikan nama, Seo Jang-geum.

Pada tahun 1504, Raja Yeonsan-gun memerintahkan penyelidikan atas kematian ibunya. Ia mendapat informasi tempat sembunyi bekas pengawal Seo dan keluarga. Yang tak lain disebabkan karena kesalahan tak sengaja yang dilakukan oleh Jang-geum kecil. Seo pun dihukum mati. Sementara Jang-geum dan ibunya melarikan diri. Tapi Dayang Park dapat ditemukan oleh musuh-musuhnya dari dapur istana. Kemudian mereka memaksanya ibu Jang-geum tersebut untuk menenggak racun.

Sebelum meninggal, Park berwasiat kepada anaknya, Jang-geum untuk menjadi ketua dapur istana agar dapat menulis ketidakadilan yang dialami ibunya dalam catatan buku sejarah kaum wanita di dapur istana.

Dengan berbekal keuletan, kecerdasan, bakat, rasa keingintahuan yang besar, keras keras dan ketabahan, akhirnya Jang-geum kecil dapat bekerja di dapur istana dan membantu Dayang Han, yang tak lain adalah sahabat baik ibunya. Kecerdasan dan keahlian Jang-geum meramu masakan, membuat banyak pihak iri. Terutama Dayang Choi dan Geum-yeong, kemenakannya.

Sebuah konspirasi rumit untuk menggulingkan kekuasaan oleh Dayang Choi dan Geum-yeong mengakibatkan Jang-geum dan Dayang Han dibuang ke pulau Jeju. Di pulau tersebut, Jang-geum bertemu dengan tabib wanita yang bertama Jang-deok. Kemahiran Jang-deok dalam bidang pengobatan membuatnya sering dipanggil ke istana. Tapi ia selalu menolak untuk mengabdi di istana. Jang Geum pun belajar banyak dari Jang-deok tentang ilmu pengobatan.

Konon. Sosok Dae Jang-Geum memang nyata adanya dalam Babad Dinasti Joseon serta dalam ilmu pengobatan masa itu. Namun, catatan dan dokumen yang mengabadikan Jang-Geum sangatlah sedikit. Sehingga, ada pihak yang mengatakan bahwa Jang-Geum adalah hanyalah tokoh rekaaan belaka.

Lagu tema drama korea ini berjudul ”Onara”, yang berarti ”Datanglah!”

* * *

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar